Plot itu
artinya alur, sedangkan Twist artinya memelintir atau berputar. Jadi, Plot
Twist itu adalah alur cerita yang sengaja dipelintir atau diputar oleh penulis sehingga
memberi efek kejutan dalam cerita yang dibuat.
Contoh
sederhananya dalam kalimat seperti ini:
"Kalian
semua sungguh mengecewakan Ibu, nilai kalian dalam matematika merosot. Namun,
walaupun merosot, Ibu bangga karena sebagian dari teman-teman kalian
mengharumkan nama sekolah kita dalam pertandingan bola antar SMA se-Kabupaten
Bandung."
Di awal, tentu
para murid akan merasa bahwa mereka telah sepenuhnya mengecewakan sang guru,
tapi ternyata, pernyataan sang guru di akhir kalimatnya justru membuat seisi
kelas turut bahagia dan bangga.
Kesimpulannya,
ketika merencanakan Plot Twist, seorang penulis dengan sengaja membuat sebuah
detail yang menyesatkan, menggiring pembaca mengira arahnya ke A ternyata ke B,
membuat pembaca menyangka penjahatnya A ternyata B, atau membiarkan pembaca
menduga ending-nya A ternyata B.
Membuat Plot Twist
dikatakan berhasil jika pembaca terkejut, tak menduga, teperdaya, atau tertipu atas
akhir sebuah cerita.
Plot Twist bisa
dibagi dalam berbagai kategori, yaitu:
Ø
Dilihat
dari kemunculannya di akhir cerita, disebut Twist Ending.
Ø
Kemunculan
di tengah cerita bisa disebut sebagai Middle Story Plot Twist.
Ø
Dilihat
dari jeda waktu pengungkapannya, terbagi menjadi Long Term Plot Twist dan Short.
Long Term berarti Plot Twist disimpan selama mungkin sampai sepanjang cerita,
sedangkan Short Term hanya dalam hitungan detik sudah diungkap.
Gimana, sudah paham materi dasar tentang Plot Twist-nya? Semoga bermanfaat, ya ....
By Kirana Adreena
***
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar